
Oleh: Hendra Wibawa
JAKARTA (Bisnis.com): PT Angkasa Pura (AP) II mengubah desain Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dari konsep awal memiliki lima pier menjadi dua pier.
Direktur Operasi & Teknik AP II S. Tulus Pranowo mengatakan desain baru itu untuk memberikan keleluasaan pesawat melakukan manufer di wilayah apron karena terminal berbentuk U. Saat ini, desain keseluruhan Terminal 3 sudah selesai dikerjakan dengan kapasitas daya tampung 20 juta orang, katanya hari ini.
Dia memaparkan desain baru itu akan terlihat dari atas berbentuk U dengan sejumlah fasilitas tambahan seperti kawasan bawah tanah yang akan menghubungkan satu pier dengan pier lainnya. Tulus enggan menyebutkan perusahaan konsultan desain yang memenangkan pengerjaan desain baru terminal itu dengan alasan akan diumumkan panitia lelang.
Yang jelas bukan yang membuat desain pier pertama Terminal 3 karena perusahaan itu tidak ikut lelang, ujar dia.
Pier I Terminal 3 yang telah diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pad April 2009, ucap Tulus, desainnya dikerjakanb PT Angkasa Pura Schiphol (PT APS), anak usaha PT Angkasa Pura II dalam bidang jasa konsultan kebandarudaraan.
Pier I Terminal 3 memiliki luas keseluruhan 30.000 meter dengan model bangunan memanjang 800 meter. Di dalam terminal sengaja didesain agar alur penumpang datang dan pergi bertemu di commercial area.
Setelah check-in di ruangan seluas 2.231 meter dengan 30 counter check-in, penumpang langsung memasuki areal komersial. Begitu juga penumpang yang datang, jalurnya ke areal yang sama. Areal komersial ini memiliki 4 modul dengan luas 3.200 meter. Tulus juga menyebutkan proyek lanjutan Terminal 3 Soekarno-Hatta akan dikerjakan dengan menggunakan dana internal.(msb)
Sumber : Bisnis